Jagad Kriya: Belajar Tata Krama Jawa Melalui Permainan Edukatif dalam MAHABAKTI XXXVIII

Kota Yogyakarta – Pramuka MAN 1 Yogyakarta menghadirkan kegiatan Jagad Kriya sebagai salah satu rangkaian Giat Umum MAHABAKTI XXXVIII yang diselenggarakan pada Kamis (18/6/2026) di Bumi Perkemahan Candi Banyunibo. Kegiatan ini dirancang untuk mengenalkan sekaligus menanamkan nilai-nilai tata krama dan kepemimpinan dalam budaya Jawa melalui berbagai permainan edukatif yang melibatkan seluruh peserta secara aktif.

Jagad Kriya menjadi salah satu media pembelajaran karakter yang dikemas secara menyenangkan. Melalui permainan yang menggabungkan unsur budaya, komunikasi, dan kepemimpinan, peserta diajak memahami bahwa nilai-nilai luhur budaya Jawa tetap relevan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Rangkaian kegiatan terdiri atas beberapa permainan, di antaranya Sangga Wistara, Asta Brata, dan Tata Susila. Permainan Sangga Wistara dan Asta Brata diperuntukkan bagi ketua serta wakil ketua sangga sebagai pembekalan kepemimpinan. Dalam sesi ini, peserta mempelajari berbagai nilai penting, seperti kesabaran, tanggung jawab, kerja sama, kreativitas, serta semangat pantang menyerah melalui metode penyampaian yang interaktif dan menyenangkan.

Sementara itu, permainan Tata Susila dilaksanakan dalam empat pos yang dirancang untuk melatih kemampuan berbahasa, mendengarkan, berkomunikasi, serta bekerja sama sesuai dengan nilai-nilai unggah-ungguh Jawa. Salah satu tantangan yang diberikan kepada peserta adalah menyimak rekaman audio berisi ungkapan atau "kata ajaib" dalam bahasa Jawa, kemudian mengulanginya secara tepat dan lengkap. Permainan ini tidak hanya mengasah daya ingat, tetapi juga memperkenalkan penggunaan bahasa Jawa yang santun dalam kehidupan sehari-hari.

Selama kegiatan berlangsung, peserta tampak antusias mengikuti setiap tantangan. Suasana belajar yang dipadukan dengan konsep permainan membuat materi budaya dan kepemimpinan lebih mudah dipahami sekaligus memberikan pengalaman yang berkesan bagi seluruh peserta.

Salah seorang peserta dari Kelurahan Setyawati, Kak Adiba, Kak Jihan, dan Kak Nisreena, mengaku mendapatkan banyak pengetahuan baru melalui kegiatan tersebut.

"Jagad Kriya seru karena menambah pengetahuan kami tentang tata susila dan tindak-tanduk dalam budaya Jawa. Menurut kami, budaya seperti ini penting untuk terus dikenalkan kepada generasi muda karena merupakan warisan nenek moyang yang harus dijaga agar identitas bangsa tidak hilang," ungkap mereka.

Melalui Jagad Kriya, peserta diharapkan tidak hanya memahami nilai-nilai tata krama dan kepemimpinan dalam budaya Jawa, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Sejalan dengan tema MAHABAKTI XXXVIII, kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Pramuka MAN 1 Yogyakarta untuk menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan, bermakna, sekaligus memperkuat karakter generasi muda melalui pelestarian budaya bangsa. (hm)

Pewarta : Among Dwiatmo Wicaksono

Previous Post Next Post