Kota Yogyakarta – Pramuka MAN 1 Yogyakarta menghadirkan kegiatan Dolanan sebagai salah satu rangkaian Perkemahan Bakti (MAHABAKTI) XXXVIII pada Jumat (19/6/2026) di Lapangan Utama Bumi Perkemahan Candi Banyunibo. Melalui berbagai permainan tradisional yang dikemas secara edukatif, kegiatan ini menjadi sarana untuk menanamkan nilai kepemimpinan, kerja sama, serta tanggung jawab dalam suasana yang menyenangkan.
Dolanan dirancang sebagai media pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) yang memungkinkan peserta belajar sambil bermain. Sebanyak lima pos permainan disiapkan panitia, yakni Sangkan Paran, Cakra Pikir, Gebal, Mumbul Layang, dan Segara Kersa. Masing-masing pos menghadirkan tantangan yang menguji kekompakan, kreativitas, komunikasi, serta kemampuan berpikir cepat setiap sangga.
Pada pos Sangkan Paran, peserta mengikuti permainan estafet bola pingpong menggunakan media kertas. Aktivitas ini melatih konsentrasi, koordinasi, dan kerja sama antarpeserta agar bola dapat berpindah dari satu anggota ke anggota lainnya tanpa terjatuh.
Selanjutnya, pada pos Cakra Pikir, setiap sangga ditantang menyusun puzzle logo MAHABAKTI XXXVIII dalam waktu yang terbatas. Tantangan ini mengasah kemampuan berpikir cepat, ketelitian, serta strategi dalam menyelesaikan masalah secara bersama-sama.
Keseruan juga terlihat di pos Segara Kersa, ketika peserta mengikuti permainan estafet air. Selain mengundang gelak tawa, permainan ini mengajarkan pentingnya komunikasi dan koordinasi agar setiap tugas dapat diselesaikan secara efektif.
Sementara itu, pada pos Mumbul Layang, peserta diminta memindahkan balon menggunakan punggung secara berpasangan hingga mencapai garis akhir. Tantangan tersebut menuntut kekompakan, keseimbangan, dan kepercayaan antarsesama anggota sangga dalam menyelesaikan misi yang diberikan.
Setelah menyelesaikan setiap pos, peserta tidak hanya memperoleh poin penilaian, tetapi juga diajak melakukan refleksi bersama fasilitator. Melalui sesi tersebut, setiap permainan dikaitkan dengan nilai-nilai kepemimpinan, kerja sama, komunikasi, tanggung jawab, dan pengambilan keputusan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun di lingkungan kepramukaan.
Suasana penuh semangat dan antusiasme tampak mewarnai seluruh rangkaian kegiatan. Sorak sorai serta dukungan antarsesama peserta menciptakan atmosfer yang hangat dan menunjukkan tingginya semangat kebersamaan selama mengikuti setiap tantangan.
Melalui kegiatan Dolanan, Pramuka MAN 1 Yogyakarta berharap peserta tidak hanya memperoleh pengalaman yang menyenangkan selama mengikuti MAHABAKTI XXXVIII, tetapi juga mampu mengembangkan karakter, jiwa kepemimpinan, dan kemampuan bekerja sama yang akan menjadi bekal dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan konsep belajar melalui permainan, nilai-nilai kepramukaan diharapkan dapat dipahami secara lebih nyata dan membekas dalam diri setiap peserta. (hm)
Pewarta : Among Dwiatmo Wicaksono