Api Unggun MAHABAKTI XXXVIII Perkuat Semangat Persaudaraan dan Jiwa Kepemimpinan Peserta

 

Kota Yogyakarta – Cahaya api unggun menerangi malam kedua Perkemahan Bakti (MAHABAKTI) XXXVIII Pramuka MAN 1 Yogyakarta yang berlangsung di Bumi Perkemahan Candi Banyunibo pada Jumat (19/6/2026). Upacara Api Unggun yang menjadi salah satu agenda utama dalam perkemahan tersebut berlangsung dengan khidmat dan penuh makna, diikuti oleh seluruh peserta, pembina, guru, pembantu pembina, serta purna ambalan.

Prosesi upacara diawali dengan penyalaan api unggun sebagai simbol semangat, persatuan, dan pengabdian yang senantiasa menyala dalam diri setiap anggota Pramuka. Nyala api yang membumbung di tengah lapangan menciptakan suasana hangat sekaligus menjadi momen refleksi bagi seluruh peserta setelah menjalani berbagai rangkaian kegiatan selama perkemahan.

Dalam amanatnya, Kepala Majelis Pembimbing Gugus Depan (Kamabigus) MAN 1 Yogyakarta, Kak Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd., mengajak seluruh peserta untuk memaknai api unggun sebagai simbol keteladanan dan pengabdian kepada sesama.

"Sang api unggun berdiri begitu gagah di tengah-tengah kita, menyinari malam yang gelap sehingga tercipta nyala terang. Hal ini mengajarkan kita bahwa kita harus menjadi pribadi yang mampu memberi manfaat dan menjadi penerang bagi kehidupan orang lain. Semoga dengan keikutsertaan kalian dalam kegiatan ini, ananda semua senantiasa menjadi jiwa yang tangguh dan kuat untuk menebarkan manfaat bagi sekitar," pesannya.

Suasana malam itu terasa semakin hangat ketika seluruh peserta berkumpul mengelilingi api unggun. Dalam lingkaran kebersamaan tersebut, mereka saling berbagi semangat, mempererat persaudaraan, serta memperkuat rasa kekeluargaan yang telah terbangun selama mengikuti rangkaian MAHABAKTI XXXVIII.

Lebih dari sekadar kegiatan seremonial, Upacara Api Unggun menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai kepramukaan, seperti persatuan, disiplin, kepemimpinan, dan semangat pengabdian. Momen ini juga mengingatkan peserta bahwa setiap anggota Pramuka diharapkan mampu menjadi pribadi yang membawa terang dan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.

Melalui kegiatan ini, Pramuka MAN 1 Yogyakarta berharap seluruh peserta dapat menghayati makna kebersamaan, memperkuat karakter, serta membawa nilai-nilai yang diperoleh selama MAHABAKTI XXXVIII ke dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.(hm)

Pewarta : Among Dwiatmo Wicaksono

Previous Post Next Post