Ketua Kwarcab Kota Yogyakarta Tekankan Peran Pelatih dalam Menyiapkan Pembina Pramuka Adaptif di Era Digital

Yogyakarta – Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Pitaran Pelatih Tingkat Cabang yang diikuti oleh 23 Pelatih Pembina Pramuka berlokasi di Hotel Eden 21, Pakem, Sleman, Sabtu 14 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi wadah berbagi pengalaman, memperkuat kompetensi, serta merumuskan langkah-langkah strategis dalam menghadapi tantangan pembinaan generasi muda saat ini.

Dalam sambutannya saat membuka kegiatan, Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Yogyakarta Kak Heroe Poerwadi menyampaikan bahwa saat ini terdapat peluang pendanaan pelatihan dari Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kota Yogyakarta yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Gerakan Pramuka, khususnya para Pembina Pramuka.

"Tawaran pendanaan pelatihan dari Disdikpora Kota Yogyakarta ini perlu kita sambut sebagai peluang untuk meningkatkan kompetensi para Pembina Pramuka. Dengan pembina yang semakin kompeten, proses pendidikan kepramukaan juga akan semakin berkualitas," ungkapnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa Pitaran Pelatih memiliki peran penting sebagai sarana berbagi pengalaman dan mencari solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi dalam proses pembinaan peserta didik. Berbagai persoalan, baik yang berasal dari peserta didik, kompetensi pembina, maupun faktor internal dan eksternal Gerakan Pramuka perlu menjadi bahan diskusi bersama.

Menurutnya, tantangan utama Gerakan Pramuka saat ini adalah bagaimana tetap relevan sebagai organisasi pendidikan yang mampu membentuk karakter generasi muda di tengah perubahan zaman yang begitu cepat. Oleh karena itu, para pelatih memiliki peran strategis dalam menyiapkan Pembina Pramuka yang mampu menjawab kebutuhan peserta didik masa kini.

"Pelatih harus mampu menyiapkan Pembina Pramuka yang dapat mendampingi generasi muda yang saat ini mulai mengalami disorientasi terhadap masa depan. Pramuka harus hadir sebagai wadah yang membantu mereka menemukan arah, nilai, dan karakter yang kuat," tegasnya.

Selain itu, perkembangan teknologi dan transformasi dunia pendidikan juga menjadi perhatian penting dalam pembinaan kepramukaan. Para pelatih diharapkan mampu membekali para pembina dengan kemampuan untuk beradaptasi terhadap perkembangan pendidikan dan teknologi di era digital.

Melalui kegiatan Pitaran Pelatih ini, diharapkan tercipta ruang diskusi dan kolaborasi yang produktif antar pelatih untuk saling berbagi pengalaman, memperkuat kompetensi, serta memperbaiki berbagai tantangan baru yang muncul dalam pelaksanaan pendidikan kepramukaan.

Kegiatan yang berlangsung selama satu hari tersebut menghadirkan sejumlah narasumber yang membahas perkembangan kursus pembina, e-diklat, kebijakan Pusdiklat, serta berbagai isu strategis terkait pembinaan sumber daya manusia Gerakan Pramuka.

Dengan terselenggaranya Pitaran Pelatih, Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Yogyakarta berharap para pelatih semakin siap menjalankan perannya dalam menyiapkan Pembina Pramuka yang profesional, adaptif, dan mampu membentuk generasi muda yang berkarakter, tangguh, serta siap menghadapi tantangan masa depan.

Pewarta : Kak Ika Prasetyo
Sumber : Kak Dwi Maryadi
Previous Post Next Post