Yogyakarta – Semangat kebaharian dan pengabdian generasi muda mewarnai pelaksanaan Kemah Pesisir Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Gugusdepan Sekolah Tinggi Maritim Yogyakarta (STIMARYO). Kegiatan ini diselengarakan selama dua hari pada tanggal 13-14 Juni 2026 di kawasan Pantai Pengklik, Gunungkidul. Kegiatan kemah ini menjadi wadah pembelajaran bagi peserta untuk mengenal dunia kemaritiman melalui pengenalan Satuan Karya (Saka) Bahari, sekaligus menjadi momentum penting dalam pelantikan Pramuka Pandega.
Kegiatan diawali dengan registrasi dan pengarahan peserta di Kampus STIMARYO Yogyakarta sebelum berangkat menuju Museum Bahari. Di lokasi tersebut, peserta mendapatkan kesempatan untuk mengenal sejarah dan potensi kemaritiman Indonesia melalui kunjungan edukatif yang memberikan wawasan tentang pentingnya laut sebagai bagian dari kehidupan bangsa.
Setelah kegiatan di Museum Bahari, peserta melanjutkan perjalanan menuju Pantai Pengklik sebagai lokasi utama perkemahan. Setibanya di lokasi, peserta mendirikan tenda dan mengikuti apel pembukaan yang menandai dimulainya rangkaian Kemah Pesisir Tahun 2026.
Salah satu agenda utama dalam kegiatan ini adalah pengenalan Saka Bahari, yang bertujuan memperkenalkan kepada anggota Pramuka Penegak dan Pandega mengenai bidang-bidang keterampilan kebaharian, potensi maritim Indonesia, serta peran generasi muda dalam menjaga dan melestarikan lingkungan pesisir dan laut. Melalui sesi materi dan diskusi, peserta diajak memahami pentingnya wawasan kebaharian sebagai bagian dari pembangunan karakter dan kecakapan hidup.
Pada malam hari, suasana keakraban terjalin melalui kegiatan api unggun yang menjadi sarana mempererat persaudaraan antar peserta. Kegiatan dilanjutkan dengan pengamatan bintang sebagai bagian dari pembelajaran alam terbuka yang menjadi ciri khas pendidikan kepramukaan.
Puncak kegiatan ditandai dengan pelantikan Pramuka Pandega, sebagai bentuk pengukuhan anggota yang telah memenuhi persyaratan untuk memasuki golongan Pandega. Prosesi pelantikan berlangsung dengan khidmat di tengah suasana perkemahan pesisir, mencerminkan komitmen peserta untuk terus mengamalkan nilai-nilai Satya dan Darma Pramuka dalam kehidupan sehari-hari.
Selain mendapatkan pengetahuan tentang kebaharian, peserta juga mengikuti kegiatan senam, permainan edukatif, serta aksi bersih lingkungan sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian kawasan pesisir. Kegiatan kemudian ditutup melalui apel penutupan yang menandai berakhirnya seluruh rangkaian Kemah Pesisir Tahun 2026.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta mampu meningkatkan wawasan kebaharian, memperkuat karakter kepemimpinan, serta menumbuhkan rasa cinta terhadap laut dan lingkungan pesisir sebagai bagian dari identitas bangsa Indonesia. (nar)
Sumber : Panitia Kegiatan

