DIAPINSA 2026 SMAN 9 Yogyakarta Berlangsung Lancar, Cetak Pemimpin Sangga Berkarakter

foto : Kak Bara

Yogyakarta – SMA Negeri 9 Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan DIAPINSA (Gladian Pimpinan Sangga) Tahun 2026 pada Sabtu, 31 Januari 2026, bertempat di lapangan indoor SMA Negeri 9 Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti oleh ketua dan wakil sangga Pramuka Penegak sebagai wadah pembinaan kepemimpinan di tingkat sangga.

Kegiatan diawali sejak pagi hari dengan kedatangan panitia dan pelaksanaan briefing guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan sesuai rencana. Peserta kemudian hadir secara bertahap dan melakukan presensi sebelum mengikuti agenda kegiatan utama.

Memasuki sesi pagi, peserta menerima pemaparan materi SKU, SKK, dan SPG yang disampaikan oleh Kak Bara. Materi ini menjadi bekal dasar bagi pimpinan sangga dalam memahami tahapan kecakapan kepramukaan serta peran strategis sangga dalam pembinaan anggota.

Setelah sesi materi, peserta mengikuti kegiatan Ragam Keterampilan yang dilaksanakan di lapangan indoor. Kegiatan ini dirancang untuk melatih kerja sama, komunikasi, keterampilan teknis, serta kepemimpinan peserta sebagai pimpinan sangga.

Ragam Keterampilan terdiri dari beberapa pos, yaitu Pos Semaphore dan Morse, Pos Sketsa Gapura, Pos Pohon, dan Pos Tenda. Pada Pos Semaphore dan Morse, peserta dilatih kemampuan komunikasi sandi menggunakan bendera semaphore, bendera morse, serta peluit. Pos Sketsa Gapura melatih kreativitas dan kemampuan perencanaan dalam merancang gapura pioneering. Sementara itu, Pos Pohon berfokus pada pengukuran ketinggian menggunakan rumus tertentu, dan Pos Tenda melatih keterampilan mendirikan, membongkar, serta melipat tenda dengan benar.

Saat waktu istirahat, panitia membuka Stand Dewan Ambalan (DA) sebagai sarana pengenalan kewirausahaan kepada peserta. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi Pola Pembinaan Penegak oleh Kak Hasan dari Dewan Kerja Cabang, serta materi Hakekat Ambalan dan Manajemen Organisasi serta Kegiatan yang disampaikan oleh Kak Riri. Materi ini bertujuan memperkuat pemahaman peserta mengenai peran pimpinan sangga dalam mengelola organisasi dan kegiatan kepramukaan.

Menjelang sore hari, peserta melaksanakan post test sebagai bentuk evaluasi terhadap materi dan seluruh rangkaian kegiatan yang telah diikuti. Panitia selanjutnya mempersiapkan pelaksanaan upacara penutupan.

Upacara penutupan DIAPINSA 2026 dilaksanakan secara tertib dan khidmat di lapangan indoor. Rangkaian upacara diawali dengan menyanyikan lagu “Syukur”, kemudian dilanjutkan dengan prosesi penutupan sebagai tanda berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan DIAPINSA secara resmi.

Setelah upacara penutupan, seluruh panitia dan Dewan Ambalan melaksanakan kegiatan beres-beres area kegiatan.

Melalui kegiatan DIAPINSA ini, diharapkan para ketua dan wakil sangga mampu mengaplikasikan ilmu, pengalaman, serta nilai-nilai kepemimpinan yang telah diperoleh, sehingga dapat menjadi teladan dan penggerak aktif di sangga masing-masing. (nar)

Pewarta : Kai - DA SMA N 9 Yogyakarta

Previous Post Next Post