Kegiatan ini diikuti oleh operator SISKA Tingkat Kwarcab, perwakilan operator SISKA dari masing-masing Kwartir Ranting (Kwarran), serta perwakilan operator SISKA dari Gugusdepan se-DIY.
Dalam sambutan pembukaan kegiatan, Kak Sri Budoyo menyampaikan harapannya agar pertemuan ini dapat mendorong pengisian data anggota Gerakan Pramuka secara lebih optimal. Dengan demikian, data keanggotaan dapat terkelola dengan baik, akurat, dan dapat dimanfaatkan untuk mendukung berbagai kebutuhan administrasi kepramukaan.
Kegiatan Penguatan dan Pendampingan Operator SISKA bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta kapasitas para operator dalam mengelola data keanggotaan Gerakan Pramuka melalui sistem database SISKA. Pengelolaan data keanggotaan yang baik diharapkan dapat mendukung tertib administrasi serta penyediaan data yang akurat dan terintegrasi di setiap tingkatan kwartir.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan sejumlah materi, mulai dari kebijakan Kwartir Daerah Gerakan Pramuka DIY terkait sistem database keanggotaan (SISKA), pentingnya data keanggotaan dalam pengelolaan SISKA, latar belakang dan perkembangan SISKA, hingga pengenalan fitur serta praktik penggunaan sistem.
Selain itu, peserta juga memperoleh pendampingan mengenai praktik pengelolaan SISKA dan mekanisme pengajuan tanda penghargaan melalui sistem tersebut. Sesi evaluasi dan masukan turut menjadi bagian dari kegiatan untuk mengidentifikasi berbagai kendala serta kebutuhan operator dalam pelaksanaan pengelolaan data keanggotaan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para operator SISKA di lingkungan Kwarcab Kota Yogyakarta, Kwarran, hingga Gugusdepan semakin memahami penggunaan sistem dan mampu mengoptimalkan pengelolaan data keanggotaan secara tertib, tepat, dan berkelanjutan.
Partisipasi ini menjadi salah satu bentuk komitmen Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Yogyakarta dalam mendukung digitalisasi administrasi kepramukaan serta mewujudkan pengelolaan data keanggotaan yang lebih baik.
Tim Pewarta
Nadia Agnes Rasheesa
penulis
Pusdatin
editor

