Yogyakarta — Dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-65, Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Yogyakarta menggelar kegiatan Ulang Janji, Kamis (13/8/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kembali komitmen, semangat pengabdian, serta nilai-nilai Tri Satya dalam kehidupan kepramukaan.
Ulang Janji dilaksanakan dalam suasana khidmat dengan peserta membentuk formasi barisan selat terbuka putra dan putri. Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Selanjutnya, kegiatan diisi dengan pembacaan naskah renungan, prosesi Ulang Janji yang dipimpin oleh Ketua Kwarcab Kota Yogyakarta, ditutup dengan menyanyikan lagu Bagimu Negeri.
Dalam sambutannya, Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Yogyakarta mengajak seluruh anggota Pramuka untuk kembali mengingat tugas dan tanggung jawab dalam membina generasi muda.
Ia menyampaikan, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan dalam cara generasi muda berinteraksi dan membangun relasi. Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi Gerakan Pramuka untuk tetap mengawal ruh kepramukaan dalam membina generasi muda, terutama dalam hal kepemimpinan dan kemandirian.
“Di tengah perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, cara kita berelasi juga berubah. Ini menjadi tantangan bagi kita untuk tetap mengawal ruh Gerakan Pramuka dalam membina generasi muda, terutama dalam kepemimpinan dan kemandirian,” ujarnya.
Menurutnya, berbagai tantangan yang akan dihadapi generasi muda di masa depan perlu menjadi perhatian bersama. Hal tersebut juga tergambar dalam film yang ditampilkan dalam rangkaian kegiatan.
Tantangan tersebut, lanjutnya, menjadi pengingat bahwa Gerakan Pramuka memiliki tugas penting untuk mempersiapkan generasi muda agar memiliki kemampuan, karakter, dan kemandirian dalam menghadapi perubahan zaman.
“Ketika anggota Pramuka kita dihadapkan pada berbagai tantangan seperti yang tergambar dalam film “Pramuka”, maka itu menjadi tugas kita untuk menyiapkan generasi muda menghadapi tantangan ke depannya,” katanya.
Ia kemudian mengajak seluruh jajaran Gerakan Pramuka untuk melakukan refleksi terhadap proses pembinaan yang selama ini telah dilakukan. Menurutnya, Ulang Janji menjadi momentum untuk kembali melihat sejauh mana tugas dan tanggung jawab tersebut telah dijalankan.
“Apakah kita sudah mampu memberikan sesuai dengan harapan dan tugas kita?” ujarnya.
Ulang Janji menjadi salah satu rangkaian penting dalam peringatan Hari Pramuka. Kegiatan ini tidak sekadar menjadi prosesi seremonial, tetapi juga menjadi ruang bagi anggota Gerakan Pramuka untuk kembali menghayati makna janji dan tekad pengabdian yang terkandung dalam Tri Satya.
Selain melaksanakan Ulang Janji, Kwarcab Kota Yogyakarta juga mengimbau seluruh Kwartir Ranting (Kwarran) dan Gugusdepan (Gudep) di wilayah Kota Yogyakarta untuk turut menyelenggarakan kegiatan atau peringatan Hari Pramuka di lingkungan masing-masing.
Langkah tersebut diharapkan dapat membuat semangat peringatan Hari Pramuka hadir secara luas hingga tingkat Gugusdepan dan Kwartir Ranting. Rangkaian peringatan Hari Pramuka Kwarcab Kota Yogyakarta selanjutnya akan dimeriahkan melalui Gebyar Hari Pramuka yang akan digelar di Lippo Plaza Yogyakarta pada 23 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut mengusung konsep “One Day Scout Festival”, yang menghadirkan berbagai aktivitas kepramukaan dalam suasana yang kreatif, edukatif, dan menarik bagi masyarakat. Sementara itu, puncak rangkaian peringatan Hari Pramuka ke-65 tingkat Kwarcab Kota Yogyakarta akan dilaksanakan melalui Apel Hari Pramuka pada 29 Agustus 2026 di Balai Kota Yogyakarta.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Kwarcab Kota Yogyakarta berharap peringatan Hari Pramuka tidak hanya menjadi kegiatan tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan, pengabdian, kreativitas, dan kontribusi Gerakan Pramuka bagi masyarakat. (nar)
Foto : Kak Izza Maritza Tama S

