Kegiatan yang memasuki hari kedua tersebut menjadi penutup rangkaian pembinaan bagi peserta didik kelas X sebelum secara resmi bergabung sebagai Tamu Ambalan Sri Sultan Hamengkubuwono I dan Gusti Pembayun.
Sebanyak 251 Pramuka Penegak, yang terdiri atas 102 peserta putra dari Ambalan Sri Sultan Hamengkubuwono I dan 149 peserta putri dari Ambalan Gusti Pembayun, resmi dilantik menjadi Tamu Ambalan melalui upacara pelantikan dan penutupan kegiatan.
Rangkaian kegiatan hari kedua diawali dengan senam bersama yang dipandu oleh Dewan Ambalan. Para peserta tampak antusias mengikuti Senam Anak Indonesia Hebat dan Senam Maumere sebagai pembuka kegiatan. Setelah itu, seluruh peserta mengikuti Apel Pagi dengan Kak Agnes bertindak sebagai Pembina Upacara.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Jelajah Lingkungan Sagan. Para peserta mengikuti rute penjelajahan dengan tiga titik tantangan, yaitu Pos Panggung Sagan, Pos Museum TNI AD, dan Pos SMA Negeri 9 Yogyakarta. Meskipun dilaksanakan di tengah cuaca yang cukup terik, para peserta tetap mengikuti kegiatan dengan penuh semangat dan ketangguhan.
Usai kegiatan penjelajahan, peserta mengikuti sesi perkenalan Dewan Ambalan serta penyampaian materi PTB. Suasana semakin meriah ketika memasuki sesi permainan edukatif berupa Lomba Memilah Sampah Organik dan Anorganik.
Melalui permainan tersebut, peserta diuji kecepatan dan ketepatannya dalam menyelesaikan tantangan. Berbagai tingkah lucu peserta turut mewarnai jalannya perlombaan, mulai dari salah arah hingga menuju kelompok sangga lain maupun panitia Dewan Ambalan, sehingga menciptakan suasana yang penuh gelak tawa dan kebersamaan.
Pada penghujung kegiatan, panitia mengumumkan para pemenang dari berbagai rangkaian perlombaan. Dalam Lomba Memilah Sampah, kategori Gusti Pembayun berhasil dimenangkan oleh GP Pendobrak 2 dengan catatan waktu 32 detik. Sementara itu, kategori Sri Sultan Hamengkubuwono I diraih oleh HB Pendobrak 1 dengan catatan waktu tercepat, yaitu 28,38 detik.
Selain itu, penghargaan Sangga Terbaik juga diberikan kepada HB Pendobrak 2 untuk kategori Sri Sultan Hamengkubuwono I dan GP Pelaksana 4 untuk kategori Gusti Pembayun.
Seluruh rangkaian RATUPRAKSA kemudian ditutup melalui upacara pelantikan dan penutupan. Dengan berakhirnya kegiatan ini, sebanyak 251 peserta secara resmi menjadi Tamu Ambalan Sri Sultan Hamengkubuwono I dan Gusti Pembayun.
Melalui kegiatan RATUPRAKSA, para peserta diharapkan dapat semakin mengenal kehidupan kepramukaan di SMA Negeri 9 Yogyakarta, membangun semangat kebersamaan, serta menumbuhkan jiwa ksatria sebagai bekal dalam mengikuti proses pembinaan selanjutnya di Ambalan Sri Sultan Hamengkubuwono I dan Gusti Pembayun.