Yogyakarta -- Satuan Karya Pramuka Wanabakti menyelenggarakan kegiatan Zoom Meeting Sosialisasi Sensus Saka Wanabakti Nasional 2026 yang diikuti oleh 371 peserta dari berbagai unsur di seluruh Indonesia. Peserta berasal dari Kementerian Kehutanan, UPT Kehutanan, BKSDA, Kwartir Daerah (Kwarda), hingga Kwartir Cabang (Kwarcab) se-Indonesia.
Kegiatan ini bertujuan untuk menyosialisasikan pelaksanaan Sensus Data Saka Wanabakti Nasional 2026 sebagai langkah strategis dalam membangun fondasi organisasi yang kokoh, transparan, dan berdampak luas. Sensus akan dilaksanakan mulai 23 April hingga 7 Mei 2026, dengan sasaran seluruh pangkalan, pengurus, instruktur, serta anggota Saka Wanabakti di seluruh Indonesia.
Mengusung tema “Satu Data, Aksi Nyata, Jaga Hutan”, sensus ini menjadi gerakan bersama untuk menghadirkan data yang akurat guna memperkuat organisasi serta memastikan setiap program yang dijalankan memberikan dampak nyata bagi kelestarian hutan Indonesia.
Kegiatan dibuka oleh Kakak Luckmi Purwandari, S.T., M.Si, selaku Kepala Pusat Pengembangan Generasi Pelestari Hutan sekaligus Sekretaris Umum Pinsaka Wanabakti Tingkat Nasional. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya peran data dalam mendukung pengambilan kebijakan dan pengembangan Saka Wanabakti ke depan.
Selanjutnya, materi disampaikan oleh Kak Anis Ilahi Wahdati yang menjelaskan secara teknis mengenai kuesioner Sensus Nasional Satuan Karya Pramuka Wanabakti Tahun 2026. Ia memaparkan bahwa pengisian kuesioner dapat dilakukan oleh berbagai unsur, mulai dari Kwarda, Kwarcab, Andalan Urusan Saka, UPT Kementerian Kehutanan, Pamong Saka, Dewan Saka, hingga Dewan Kerja.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran Saka Wanabakti dapat berpartisipasi aktif dalam menyukseskan sensus nasional sebagai upaya bersama dalam memperkuat peran generasi muda kehutanan serta menjaga kelestarian hutan Indonesia secara berkelanjutan. (nar)
Pewarta : Kak Fitri Haryanti
