Pramuka Penegak Pandega Kota Yogyakarta Turut Hadiri AI Summit 2026 Asah Kemampuan Digital

Yogyakarta – Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada (UGM) bekerja sama dengan ICT Watch menyelenggarakan AI Summit 2026 bertema “Who Am (A)I? Humanity & Technology” pada Kamis, 12 Februari 2026. Kegiatan ini berlangsung pukul 08.00–12.00 WIB di Classroom C1 002 & 003, Gelanggang Inovasi dan Kreativitas UGM.

AI Summit 2026 diikuti oleh Pramuka Penegak dan Pandega Kota Yogyakarta bersama mahasiswa dan sivitas akademika, beserta lembaga lainnya. Kegiatan ini menjadi ruang refleksi sekaligus dialog mengenai hubungan antara manusia dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

Acara dimulai dengan sambutan dari Direktur Eksekutif ICT Watch, Indriyatno Banyumurti. Sambutan juga disampaikan oleh Dekan Fakultas Filsafat UGM, Prof. Dr. Rr. Siti Murtiningsih, S.S., M.Hum., Sementara itu, Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K)., Ph.D., turut memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan secara resmi.

Dalam salah satu penyampaian, disampaikan pesan reflektif bahwa melalui tema “Who Am (A)I?”, seluruh mahasiswa dan sivitas akademika diharapkan dapat belajar bersama agar tidak terperosok dalam penggunaan teknologi tanpa arah. Apresiasi juga diberikan kepada ICT Watch dan Fakultas Filsafat UGM atas inisiatif penyelenggaraan forum ini, sehingga pemanfaatan AI dapat disikapi secara bijak tanpa kehilangan jati diri sebagai manusia.

Penyelenggaraan AI Summit 2026 memiliki tujuan berlapis yang dirancang untuk memberikan dampak nyata dalam berbagai horizon waktu. Pada jangka panjang, kegiatan ini bertujuan mendorong terciptanya tata kelola dan pemanfaatan AI yang berbasis nilai kemanusiaan melalui kolaborasi lintas sektor. Selain itu, akan diluncurkan Center for Humanity & Technology sebagai pusat riset, advokasi, dan kolaborasi berkelanjutan yang menempatkan manusia sebagai inti perkembangan teknologi digital, termasuk AI.

Dalam jangka menengah, AI Summit 2026 diharapkan dapat memfasilitasi ruang dialog lintas sektor guna menciptakan kolaborasi strategis dalam pengelolaan dan pemanfaatan AI di Indonesia.

Melalui forum ini, diharapkan generasi muda, termasuk Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega, mampu menjadi agen perubahan yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga memiliki kesadaran etis dan kemanusiaan dalam menghadapi era kecerdasan buatan. (nar)

Pewarta Istimewa : Kak Winnisa Amelia J H

Foto : Kak Fuad Galuh

Previous Post Next Post